Arfa Tours Daftar Umrah

Urutan dan Doa Umrah: Ihram, Tawaf, Sa'i, Tahallul

· Panduan ibadah umrah (tata cara, doa, rukun, larangan ihram)
Jamaah mengenakan pakaian ihram melakukan tawaf mengelilingi Ka'bah di Masjidil Haram
Foto: Mohammad Hossein Velayati — CC BY 4.0 · sumber

Urutan ibadah umrah yang benar adalah niat ihram di miqat, membaca talbiyah, tawaf tujuh putaran mengelilingi Ka'bah, sa'i tujuh kali antara Shafa dan Marwah, lalu diakhiri tahallul dengan memotong atau mencukur rambut. Empat langkah ini disebut rukun umrah — kalau salah satu tertinggal, umrahnya dianggap tidak sah dan tidak bisa ditebus dengan dam. Artikel ini menjelaskan setiap tahap secara berurutan, lengkap dengan bacaan doa dan larangan yang perlu dijaga selama berihram.

Rukun Umrah: Empat Langkah yang Wajib Berurutan

Rukun umrah terdiri atas ihram (niat), tawaf, sa'i, dan tahallul. Karena berstatus rukun, keempatnya wajib dikerjakan sesuai urutan dan tidak boleh dilewati. Berbeda dengan wajib umrah yang bisa diganti dengan dam jika tertinggal, rukun yang tertinggal membuat umrah tidak sah.

  • Ihram — niat memasuki ibadah umrah di miqat.
  • Tawaf — mengelilingi Ka'bah tujuh kali.
  • Sa'i — berjalan bolak-balik antara Shafa dan Marwah tujuh kali.
  • Tahallul — mencukur atau memotong rambut sebagai penutup ihram.

Niat dan Miqat: Awal dari Ihram

Ihram dimulai dengan niat di miqat, yaitu batas tempat yang sudah ditentukan bagi jamaah yang hendak masuk ke wilayah suci untuk umrah atau haji. Niat cukup diucapkan dalam hati, meski melafalkannya juga diperbolehkan sebagai penguat. Yang lebih penting daripada kalimat yang diucapkan adalah kehadiran hati dan kesungguhan niat karena Allah.

Setelah niat, jamaah pria mengenakan dua lembar kain ihram berwarna putih tanpa jahitan — satu untuk sarung, satu lagi untuk selendang. Jamaah wanita tidak memiliki pakaian ihram khusus; cukup mengenakan pakaian yang menutup seluruh tubuh, warna apa saja, asal tidak berhias mencolok dan tidak menutup wajah serta telapak tangan.

Talbiyah: Dibaca Sejak Niat

Begitu berihram, jamaah dianjurkan memperbanyak talbiyah hingga menjelang tawaf. Bacaannya:

"Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni'mata laka wal mulk laa syarika lak."

Artinya kurang lebih: "Ya Allah, aku memenuhi panggilan-Mu, aku memenuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu." Talbiyah dibaca berulang-ulang, dengan suara yang dilirihkan atau dikeraskan sesuai kondisi, dan berhenti begitu jamaah memasuki area tawaf.

Larangan Selama Ihram

Status ihram membawa sejumlah larangan yang berlaku sejak niat sampai tahallul. Sebagian berlaku umum untuk pria dan wanita, sebagian lagi khusus.

KategoriLarangan
Berlaku untuk pria dan wanitaMemakai wewangian baru (kecuali yang sudah dipakai sebelum niat dan sudah kering di badan); memotong kuku, mencukur, atau mencabut rambut/bulu badan; memburu atau mengganggu binatang buruan; menebang atau merusak tumbuhan di Tanah Haram; melangsungkan akad nikah atau meminang; bercumbu atau berhubungan suami istri; bertengkar, mencaci, atau berkata kotor.
Khusus priaMemakai pakaian berjahit yang mengikuti bentuk tubuh; menutup kepala dengan sesuatu yang melekat seperti topi atau peci; memakai alas kaki yang menutup mata kaki.
Khusus wanitaMenutup wajah dengan cadar/niqab; memakai sarung tangan yang menutup telapak tangan.

Bila salah satu larangan ini dilanggar, umumnya ada kewajiban membayar dam atau fidyah, dengan bentuk yang berbeda-beda tergantung jenis pelanggarannya. Karena ketentuannya cukup rinci dan bisa berbeda menurut mazhab, sebaiknya tanyakan langsung ke pembimbing ibadah begitu situasi ini terjadi, jangan menunda atau menebak sendiri.

Tawaf: Tata Cara dan Doa

Setibanya di Masjidil Haram dalam keadaan suci dari hadas (berwudu), jamaah memulai tawaf dengan berdiri sejajar Hajar Aswad, lalu mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh putaran berlawanan arah jarum jam. Setiap kali melewati atau menghadap Hajar Aswad, jamaah mengangkat tangan dan mengucapkan "Bismillah, Allahu Akbar".

Selama tawaf, tidak ada bacaan wajib tertentu di setiap putaran — jamaah boleh membaca zikir, selawat, atau doa dalam bahasa apa pun, termasuk bahasa Indonesia. Yang penting hati tetap hadir dan fokus. Setelah tujuh putaran selesai, jamaah menutup tawaf dengan salat sunah dua rakaat di dekat Maqam Ibrahim bila memungkinkan.

Sa'i: Tata Cara dan Doa

Setelah tawaf, jamaah menuju bukit Shafa untuk memulai sa'i — berjalan (atau lari-lari kecil bagi pria di titik tertentu) menuju Marwah, lalu kembali ke Shafa, dan seterusnya hingga genap tujuh kali perjalanan, dimulai dari Shafa dan berakhir di Marwah.

Saat mendaki Shafa untuk memulai sa'i, dianjurkan membaca ayat: "Innash shafaa wal marwata min sya'aa-irillah" (Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar-syiar Allah), sebagaimana termaktub dalam Surah Al-Baqarah ayat 158. Sama seperti tawaf, doa di sepanjang sa'i boleh dibaca dengan bahasa apa saja sesuai kebutuhan masing-masing jamaah.

Tahallul: Mengakhiri Ihram

Rukun terakhir adalah tahallul, yaitu mencukur atau memotong rambut setelah sa'i selesai. Jamaah pria disunahkan mencukur habis (gundul) atau minimal memotong rambut secara merata di seluruh kepala. Jamaah wanita cukup memotong sedikit rambut, kira-kira seujung jari, dari beberapa helai. Setelah tahallul, seluruh larangan ihram berakhir dan jamaah kembali pada pakaian serta aktivitas normal.

Menjaga Ketertiban Ibadah

Karena setiap tahap saling berkaitan, kekeliruan kecil seperti lupa niat di miqat atau melewatkan salah satu putaran tawaf bisa berpengaruh pada keabsahan umrah. Di sinilah pendampingan pembimbing ibadah menjadi penting — pembimbing resmi dari penyelenggara berizin seperti Arfa Tours (PT SBBA, izin PPIU) biasanya mengingatkan jamaah pada setiap tahap, mulai dari miqat sampai tahallul, sehingga jamaah bisa fokus beribadah tanpa was-was soal urutan atau bacaan.

Bagi jamaah yang baru pertama kali berangkat, ada baiknya mencatat atau membawa panduan ringkas berisi urutan rukun dan bacaan doa, karena suasana di Masjidil Haram yang padat kadang membuat mudah lupa. Arfa Tours biasanya membekali jamaahnya dengan buku panduan manasik sebelum keberangkatan agar tata cara ini sudah dipahami sejak di Tanah Air.

Kesimpulan

Umrah dijalankan lewat urutan yang jelas: niat ihram di miqat, talbiyah, tawaf tujuh putaran, sa'i tujuh kali antara Shafa dan Marwah, lalu tahallul. Sepanjang proses ini, jamaah perlu menjaga larangan ihram yang berlaku umum maupun yang khusus bagi pria atau wanita. Memahami urutan dan doa-doanya sejak sebelum berangkat akan membuat ibadah lebih tenang dan khusyuk begitu tiba di Tanah Suci.

Pertanyaan yang sering diajukan

apa saja rukun umrah

Rukun umrah ada empat: ihram (niat di miqat), tawaf mengelilingi Ka'bah tujuh kali, sa'i antara Shafa dan Marwah tujuh kali, dan tahallul (mencukur atau memotong rambut). Karena berstatus rukun, urutan ini wajib dijalani dan tidak bisa diganti dengan dam bila terlewat.

bagaimana bacaan niat umrah yang benar

Niat umrah cukup diucapkan dalam hati saat di miqat, boleh dilafalkan dengan bahasa Arab maupun bahasa sendiri. Yang wajib adalah kehadiran hati untuk memulai ihram umrah karena Allah, bukan sekadar mengucapkan kalimat tertentu.

apa saja larangan ihram bagi wanita

Selama ihram, wanita dilarang menutup wajah dengan cadar dan memakai sarung tangan yang menutup telapak tangan. Larangan umum lain seperti memakai wewangian, memotong kuku atau rambut, dan bertengkar berlaku untuk pria maupun wanita.

apa yang terjadi jika melanggar larangan ihram

Pelanggaran larangan ihram umumnya mewajibkan dam atau fidyah, dengan bentuk yang berbeda tergantung jenis pelanggarannya. Karena ketentuannya cukup rinci, sebaiknya jamaah menanyakan langsung ke pembimbing ibadah resmi begitu pelanggaran terjadi.

berapa kali putaran tawaf dan sa'i dalam umrah

Tawaf dilakukan tujuh putaran mengelilingi Ka'bah berlawanan arah jarum jam, dimulai dan diakhiri sejajar Hajar Aswad. Sa'i juga tujuh kali perjalanan bolak-balik antara bukit Shafa dan Marwah, dimulai dari Shafa dan berakhir di Marwah.

Sumber

  1. PANDUAN UMRAH: Tata Cara Mengerjakan Umrah Lengkap - Aku Islam
  2. 12 Larangan Selama Ihram Bagi Jamaah Umroh-Haji - Bawakoper
  3. Bacaan Talbiyah Haji dan Umrah dalam Arab, Latin, serta Artinya - detikcom

Bacaan lain